Workshop Pendirian Program S2 Komunikasi

 

Hari ini Sabtu, 1 Desember 2012, Jurusan Ilmu Komunikasi menyelenggarakan workshop rencana pendirian program pascasarjana ilmu komunikasi. Diundang dalam kesempatan ini Ari Asnani,Ph.D. dari LP3K Unsoed dan Dr. Atwar Bajari  yang saat ini menjabat Pembantu Dekan  I  Fikom UNPAD. Acara ini bertempat di ruang rapat Fisip dengan dihadiri  Dekan Fisip, PD I Fisip dan seluruh staf pengajar Komunikasi baik yang aktif maupun yang sedang tugas belajar.

Dalam  paparannya  Ari Asnani,Ph.D. mengingatkan pentingnya penyesuaian kurikulum S2 Ilmu Komunikasi sesuai dengan Visi dan Misi Unsoed 2020 :“Unsoed menjadi world class civic university yang unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni yang relevan dengan pengembangan sumber daya perdesaan berkelanjutan dan penggalian serta pemanfaatan kearifan lokal”.  Selain itu, sejalan dengan pemberlakuan kurikulum sesuai dengan KKNI 2012 maka perlu dirumuskan capaian pembelajaran lulusannya  yang sesaui dengan yang tercantum dalam draft Standar Isi PT, BSNP, 2011p yakni :  Lulusan pendidikan akademik strata Magister mampu menangani bidang pekerjaan yang lebih luas (area occupancy) pada disiplin ilmu tertentu. Apabila dirinci lebih spesifik maka rumusannya kira-kira sebagai berikut:  Menguasai  strategi pengembangan kinerja dan pemecahan persoalan komunikasi yang berbasis teori dan prinsip-prinsip asesmen komunikasi, memiliki pengetahuan mendalam tentang berbagai perspektif teori-teori komunikasi, dan menguasai metodologi penelitian kuantitatif dan kulitatif yang relevan dengan bidang kekhususannya, serta dapat menggunakan teori-teori dan metode tersebut untuk melakukan penelitian, menganalisis dan memecahkan berbagai fenomena dan permasalahan komunikasi (Deskriptor KKNI Level 8).

Sementara Dr. Atwar Bajari menceritakan pengalaman dalam pengelolaan program magister komunikasi UNPAD. Menurutnya, Magister UNPAD lebih general meski ada cenderung peminatan. Hal ini dikarenakan  SDM yang dimiliki rata-rata adalah doktor soiolologi, komunikasi anthropologi. Akibatnya, magister komunikasi UNPAD belum mengkhususkan pada peminatan tertentu. Inilah sebabnya maka kurikukum magister lebih berat pengkajian pada filsafat ilmu dan metodologi dengan kurikulum yang masih berbasis isi dan baru 2014 akan disusun kurikulum berbasis KBK. Sebagai perbandingan  Dr. Atwar mengutarakan, visi program magister komunikasi UNPAD adalah : menyelenggarkan program magister komunikasi yang terkemuka dan kompetitif baik di tingkat lokal nasional  maupun global.Orientasinya pada komunikasi ” science” yang general . Oleh karena itu menurutnya, kalau komunikasi Unsoed mau menspesifikasikan diri pendirian program magister komunikasi pembangunan yang berorientasi pada pengembangan sumberdaya  pedesaan dan berkearifan lokal merupakan sifat yang berani dan orisinal (tna).