PORTRAIT

Filmologi merupakan salah satu mata kuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi Unsoed yang dapat dikatakan sebagai oase ditengah berbagai mata kuliah teori-teori ilmu komunikasi yang banyak membuat mahasiswa mengernyitkan kening kepala. Disebut oase karena dalam perkuliahan – setidaknya dalam benak kebanyakan mahasiswa yang mengambil mata kuliah filmologi – akan lebih banyak diisi dengan praktikum, yang akan membuat perkuliahan cenderung berlangsung di luar kelas atau di lapangan yang tentunya menyegarkan otak. Bagi saya yang merupakan mahasiswa angkatan 2008, filmologi adalah mata kuliah pilihan yang dapat diambil pada semester genap tepatnya semester 6. Mata kuliah praktikum bagi setiap mahasiswa – menurut saya – merupakan kuliah yang menyenangkan. Secara sadar ketika akan mengambil kuliah filmologi ini dalam benak saya tertanam bahwa selama perkuliahan berlangsung mahasiswa akan belajar segala sesuatu tentang perfilman dan tentu saja akan mendapat tugas untuk membuat film.

 

Journey to Campus: Education Fair ala Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNSOED

 

 

 

 

 

 

 

Belajar Media Bersama Himakom

Sebagai salah satu Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di FISIP Unsoed, HIMAKOM (Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi) saat ini sedang melakukan program pemberdayaan mahasiswa. Program kerja ini merupakan tindak lanjut dari tujuan organisasi yaitu sebagai wadah pemberdayaan dan pengembangan minat bakat mahasiswa, khususnya mahasiswa jurusan ilmu komunikasi.

Program kerja terbaru ini mengambil nama HIPS, Himakom Internsip Programs dan diikuti oleh seluruh mahasiswa komunikasi angkatan 2012. Pada kegiatan ini para peserta diajak untuk mengembangkan kreativitasnya dalam bidang komunikasi khususnya media.

 

Praktikum Fotografi Membidik Ecotourism,Local Economy dan Cultural Heritage di Banyumas dan Sekitarnya

Memasuki minggu terakhir perkuliahan semester ini, mahasiswa komunikasi Unsoed harus bergegas memburu moment mengalahkan cuaca yang senantiasa hujan demi menghasilkan proyek Foto Story terkait dengan praktikum fotografi.  Para mahasiswa yang terbagi dalam sembilan kelompok masing-masing beranggotakan 7 sampai 8 orang ini diwajibkan menghasilkan tiga liputan fotografi dalam setiap kelompoknya, yang dikemas dalam foto story dengan mengangkat tema wisata lingkungan(Ecotourism), aktivitas ekonomi lokal(Local Economy)  dan warisan budaya (Cultural Heritage ) di Banyumas dan sekitarnya.  

Menurut Eko Nugroho dan Anisa selaku asisten praktikum  mata kuliah Fotografi, berdasarkan tema yang sudah masuk ada yang mengangkat ecowisata Goa Lawa, Batur Agung, Curug Cipendok, Bendung Gerak Serayu, Curug Gemawang; sementara yang mengambil lokasi di Cilacap di antaranya Pantai Nusakambangan, Pantai Selok Cilacap.  Kemudian tema ekonomi lokal yang digarap di antaranya adalah produksi Jenang Jaket, pembuatan wayang kulit, produksi gula merah, distribusi sayur mayur,pabrik bihun, dan mendoan. Sedangkan  situs Batur Bedil, Kalibacin, Srandil ,Masjid Saka Tunggal, Masjid Sulaiman, Benteng Pendem, Pura di Somagede adalah sebagian tema cultural heritage yang dijadikan proyek.

Komunikasi Unsoed Mendokumentasikan Kekayaan Budaya dan Ekonomi Lokal Banyumas Melalui Kegiatan Praktikum Sinematografi.

 

Sebagai salah satu upaya melestarikan budaya dan potensi lokal Banyumas,  Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Jenderal Soedirman  mencoba mendokumentasikannya dalam bentuk paket produksi film dokumenter. Menurut pengampu mata kuliah Sinematografi Tri Nugroho Adi, pembuatan film dokumenter ini sebagai satu cara untuk mulai peduli dengan kekayaan budaya dan potensi lokal Banyumas yang kalau tidak dilestarikan dikhawatirkan punah tergerus perkembangan zaman.

Ryan Ikhramullah (19) , salah seorang peserta praktikum yang akan menggarap dokumenter mengenai kesenian karawitan gagrak Banyumas, mengaku senang dengan pembuatan film dokumenter ini karena  selain dapat teorinya ibaratnya langsung mempraktekkan apa yang diperoleh di kelas. “ Wawasan tentang kearifan lokal di Banyumas juga bertambah apalagi sebagai pendatang baru di sini minmal tahu tentang budaya di Banyumas”,demikian menurut mahasiswa asli Indramayu ini.

Workshop Pendirian Program S2 Komunikasi

 

Hari ini Sabtu, 1 Desember 2012, Jurusan Ilmu Komunikasi menyelenggarakan workshop rencana pendirian program pascasarjana ilmu komunikasi. Diundang dalam kesempatan ini Ari Asnani,Ph.D. dari LP3K Unsoed dan Dr. Atwar Bajari  yang saat ini menjabat Pembantu Dekan  I  Fikom UNPAD. Acara ini bertempat di ruang rapat Fisip dengan dihadiri  Dekan Fisip, PD I Fisip dan seluruh staf pengajar Komunikasi baik yang aktif maupun yang sedang tugas belajar.

FALSAFAH BUDAYA DALAM PENCITRAAN

Falsafah itu apa? Falsafah (Filsafat) adalah : Pengantar Hikmah ; Sistem Hakikat ; Sinoptik Eksistensial ;Pandangan Hidup ; Induk segala Pengetahuan

 

Pencitraan itu apa? Contoh : Ungkapan SRI GUNUNG – SRI TAMAN Korelasi “Pasuryan”, Format Jari-jemari serta Sistem “Sambat Sebut” /Predicabilia.

Bagaimana Mudahnya Informasi Dapat Diakses

 

Pagi hari yang cerah dengan berhambuarannya jaket almamater kuning di depan ruangan megah di Aula FISIP Unsoed. Tampilan yang rapi dan seragam semakin membuat pagi itu terlihat tidak biasa.

            Rabu, 26 Septemper 2012, itulah harinya. Hari dimana hajatan besar Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed dilangsungkan. Menyambut Dies ke-14nya, Ilmu Komunikasi mengadakan Seminar besar di hari itu. Seminar Nasional yang berjudul “Menggagas Pencitraan Berbasis Kearifan Lokal” di gelar di Aula FISIP Unsoed dengan tampilan berbeda.

Berevolusi untuk Ikuti Perkembangan Zaman

Seiring dengan berkembangnya zaman dan dunia teknologi, dibutuhkan peraturan-peraturan mengenai penggunaan informasi agar tidak mudah disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu. Perkembangan masyarakat global harus dapat diiringi dengan langkah-langkah strategis. Salah satunya ialah dengan membuka akses informasi. Untuk itu, tindakan tegas pemerintah dalam menghadapi pasar global ini haruslah tegas.

Kearifan Lokal dari Segi Etnografi

 

Dalam hajatan Seminar Nasional yang diselenggarakan komunikasi pada hari Rabu, 26 September 2012 lalu, tak hanya mendatangkan pemakalah dan pembicara saja, namun juga menghadirkan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi sebagai pembicara seminar.

Dr. Toto Sugito merupakan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi yang memiliki wibawa sebagai sosok dosen yang selalu

Syndicate content